} #navright {

Kamis, 09 Juni 2011

Aku Penulis I : Edison bisa…Aku juga..!!!


Suatu hari, ketika dalam perjalanan pulang kerumah, saya melihat seorang anak yang sedang menangis karena jatuh dari sepeda. Saya melihat peristiwa ini seakan kembali ke masa kanak-kanak, ketika ayah sedang mengajari saya naik sepeda. Berkali-kali saya terjatuh, tiang listrik, pagar tetangga, selokan seakan mereka sudah akrab karena sering jadi sasaran mendarat saya.he tentunya teman-teman pernah merasakannya juga kan..? tapi pernahkah teman-teman mencoba menuliskan pengalaman-pengalaman tersebut, dari belajar naik sepeda, dihukum guru bahasa inggris karena tidak mengumpulkan PR, jadi juara makan kerupuk tingkat Rt saat perayaan HUT-RI, di marahi bapak saat jatuh cinta pertama kali. Wah pokoknya banyak deh..
·         Jangan Takut Gagal
Pengalaman sehari-hari bisa menjadi inspirasi kita untuk menulis cerpen atau novel, teman-teman tentu ingat film “Kambing Jantan”, salah satu film yang diangkat dari kisah seorang mahasiswa gokil yang rajin menuliskan kisah sehari-hari yang dia alami kedalam blognya, alhasil bukan hanya jadi novel best seller malah jadi film layar lebar. Ya betul sekali dialah Raditya dika. Adalagi JK Rowling si “tukang sihir” pernah berpesan, tuliskanlah sesuatu yang dekat dengan kita. Tapi tetap juga dilengkapi dengan riset ke lapangan (fild research); melakukan wawancara atau di rumah saja (desk risearch), membaca buku dan menjelajahi internet.
                                          
Ketika teman-teman menuliskan hal-hal kecil yang anda sekitar berarti kalian sedang menjalani proses untuk menjadi penulis handal. Kita harus buang jauh-jauh pikiran takut di tolak penerbit, malu karena susunan bahasanya, belum pede di baca teman. Jangan pernah takut gagal, apalagi gagal tuk mencoba. Thomas Alfa Edison, penemu listrik itu, pernah mengalami kegagalan sebanyak 9000-an kali. Tapi itulah Edison, tidak pernah kapok. Bahkan gara-gara eksprimennya itu dia sampai membuat rumahnya kebakaran. Apa kata dia? “Itu berarti saya jadi mengetahui, bahwa ada 9000 jenis materi yang jika digabungkan tidak bisa menghasilkan listrik!” satu kata yang terbersit di pikira saya “Edan”, ha ya berkat keedanan seorang yang tak pernah takut mencoba, gigih, kekerasan hati, kesungguhan,dan juga kerja kerasnya dunia kita menjadi terang benderang dan penuh warna. Coba bayangkan apa yang terjadi kalau dia putus asa pada percobaan ke seratus.
Tahun 1877 ia berkonsentrasi pada lampu pijar. Edison sadar betapa pentingnya sumber cahaya ini bagi manusia. Dia menghabiskan 40.000 dollar dalam kurun waktu dua tahun untuk eksperimen lampu pijar. Yang menjadi masalah adalah menemukan bahan yang bisa berpijar ketika di aliri arus listrik namun tidak terbakar. Total ada sekitar 6000 bahan yang dicobanya. Melalui usaha keras Edison, akhirnya pada tanggal 21 Oktober 1879 lahirnya lampu pijar listrik pertama yang mampu menyala 40 jam. Tahun 1882, untuk pertama kalinya dalam sejarah lampu-lampu listrik di pasang di jalan-jalan dan di rumah-rumah.
Sungguh patut direnungkan ketika saat keberhasilan dicapainya, dia sempat ditanya: Apa kunci kesuksesannya. Thomas Alfa Edison menjawab:
“Saya sukses, karena saya telah kehabisan apa yang disebut dengan kegagalan”
Ketika dia telah banyak sekali mengalami kegagalan yang berulang-ulang. Bahkan saat dia ditanya apakah dia tidak bosan dengan kegagalan, Thomas Alfa Edison menjawab:
“Dengan kegagalan tersebut, saya malah mengetahui ribuan cara agar lampu tidak menyala”.
Satu kata untuk Edison “Dahsyat”, dia memandang sebuah kegagalan sebagai sebuah hal yang sangat positif. Kegagalan bukan kekalahan tapi sebuah keuntungan. Cara memandang yang positif ini membuat Edison mampu meyakinkan orang lain untuk tetap mendanai proyeknya meskipun gagal berulang-ulang kali. Prinsin Edison ini yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bahwa sebenarnya kita tidak pernah mengalami kerugian, dan sesungguhnya kerugian itu bermula dari sikap dan cara pandang kita sendiri yang negatif. Yuk menulis kalau kita gagal dalam menulis.. ya menulis lagi…!!!
GolaGong mengibaratkan jika menulis itu diibaratkan kita sedang menaiki sepeda motor, maka membaca buku adalah bensinnya. Di kelas menulis Rumah Dunia, 4 keterampilan berbahasa adalah prosedur yang harus ditempuh jika ingin bisa menuangkan gagasan dalam bentuk karangan. Pertama, dia harus mau mendengar, berbicara, membaca, dan akhirnya menulis. Keempat hal ini adalah prasarat utama sebelum kita betul-betul menjadi pengarang profesional.
“Jangan melihat seorang dari berapa kali ia terjatuh, tapi lihatlah ia dari berapakali ia sanggup bangkit kembali”

Selasa, 26 April 2011

Aku mencintaimu karena Allah..!!

“CINTA KARENA ALLAH”
“Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga, begitulah kata para pujangga”
Cinta, cinta dan cinta. Dari musik dangdut sampai musik Jazz, dari film Boxoffice sampai sinetron, dari yang tua sampai yang muda, dari penjual koran sampai yang punya jabatan, semua bicara soal cinta. Tapi terkadang cinta bisa membuat orang lupa diri, Ada yang cinta pekerjaannya, pergi pagi pulang pagi lagi sampai lupa anak istri. Ada yang cinta harta, sayang kalau hartanya berkurang, sayang kalau hartanya diambil orang, sampai lupa kalau tetangganya sendiri sedang merintih kelaparan. Ada yang cinta kekasihnya, semua di berikan untuk kekasihnya, jiwa dan raga hanya untuk kekasihnya. Oh so sweet…!
Tentunya kamu juga pernah jatuh cinta kan…?
Cinta adalah sebuah karunia Allah SWT untuk setiap umatnya. Tetapi cinta yang paling utama dan berada pada urutan teratas adalah rasa cinta kita terhadap sesuatu karena Allah SWT. Karena cinta kepada Allah adalah cinta yang menyalurkan energi positif, energi yang dirasakan juga oleh orang-orang di sekitarnya, oleh alam sekitarnya. Cinta yang memerdekakan jiwa, siap menerima perbedaan, siap untuk kehilangan, siap patah hati tanpa harus berpura-pura.
Di antara karunia yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya yang mukmin adalah dipersaudarakannya sesama mereka. Dari persaudaraan itu, diharapkan tumbuh rasa saling mencintai, yang dilandasi oleh keimanan kepada Allah dan kepada-Nya, salah satu karakter dasar seorang mukmin.
Ketika kita mencintai sesuatu atau seseorang karena Allah, kita justru akan siap berbagi, siap mencintai pula apa-apa yang dicintai kekasihnya, mencintai semua kebaikan dan membuatnya menjadi baik pula.
Orang-orang yang saling mencintai karena Allah tidak akan pernah merasa patah hati berlarut-larut. Sebab dia tidak akan memaksakan kehendak dan keinginannya. Dia pandai menyimpan perasaannya, namun tidak pula berdusta. Kebesaran jiwanya tak terbatas.
Mencintai orang-orang yang beriman yang senantiasa taat kepada Allah sangat besar pahalanya. Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:
Sesungguhnya kelak di Hari Kiamat Allah akan berfirman, “Di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini Aku akan memberikan naungan kepadanya dalam naungan-Ku disaat tidak ada naungan kecuali naungan-Ku.
Diriwayatkan hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW. Bersabda:
Demi Allah, kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman. Belum sempurna keimanan kalian hingga kalian saling mencintai. Apakah tidak perlu aku tunjukan pada satu perkara, jika kalian melakukannya maka niscaya kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian! (H.R Muslim).
Yang menjadi dalil pada hadits ini adalah sabda Rasulullah SAW. ”Belum sempurna keimanan kalian hingga kalian saling mencintai”. Hadits ini menunjukan tentang besarnya pahala saling mencintai karena Allah.
Hadits Muadz bin Anas Al-Jahni bahwa Rasulullah SAW. Bersabda:
Siapa yang memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah, dan menikah karena Allah, maka berarti ia telah sempurna imannya. (HR. Al-Hakim)
Setiap kegagalan untuk mencintai dan dicintai bukanlah alasan baginya untuk berbalik menjadi benci. Justru, itu semua menjadikannya semakin kuat dan tegar untuk kemudian semakin dekat dengan sang pemilik hatinya dan hati orang yang dicintainya itu: Sang Mahalembut, Maharomantis -Subhanallah-

Senin, 04 April 2011

"Gara-gara Kentut Masuk Surga"





Banyak orang yang menganggap kentut sebagai musibah, hingga banyak orang yang menahan kentutnya rapat-rapat layaknya emas 24 karat. 
Lebih konyolnya, ada yang menganggapnya sebagai anugerah, lalu ia kentut sembarangan, sehingga ia sering mendapatkan sumpah serapah, bahkan juga bogem mentah. Padahal yang namanya bogem, baik yang mentah atau yang matang, sangat tidak enak. haha buku "The Power of Kentut" menyajikan sisi lain dari kentut loh.. malah ada cerita gara-gara kentut masuk surga. enaak kan...? oya man juga ada puisi nih, sebagai rasa Syukur kepada Zat yang telah menciptakan angin yang begitu nikmat.

"KENTUT"

Oh Kentut.. 
Suaramu Halus dan lembut,
Seperti Suara Burung Perkutut,
Bila di Tahan Sakit Perut
Bila di Lepaskan Bikin Ribut.. 
Oh Kentut..
Engkau bersemayam di perut,
Baumu harum seperti bangkai siput..
Engkaulah angin Ribut, 
Keluar dari lubang imut yang Keriput, 
kalau berbunyi.. Puut,ppuut,puuut..
WkwKwkwKwkwkwK…Eeeeh... kenapa senyum2..!! kamu kentut ya..??
gimana mantab kan..? oya selidik punya selidik, man menemukan artikel nya "ULimgoBlog" tentang salah satu keunikan  gas yang satu ini.. yuk cekibrooot..broot broot..he
Setiap manusia memliki sifat yang berbeda beda satu sama lain. Dan untuk melihat sifat-sifat manusia itupun dapat melalui berbagai macam cara.Ramalan itu adalah salah satunya, dan berikut ini, adalah salah satu contoh lain yang dapat dipakai untuk melihat Sifat Orang, yaitu berdasarkan (maaf) "KENTUT-nya “Dan menurut kamu, kamu termasuk orang dengan sifat yang mana ?Ini dia sifat orang dilihat dari "kentutnya”
1. Orang Jujur = orang yang mau ngaku kalo sudah kentut
2. Orang engga Jujur = kalo sudah kentut suka ngambinghitamin orang laen
3. Orang Misterius = orang yang pas kentut tapi orang laen ga tau
4. Orang Gugupan = orang yg suka nahan kentut pas lagi kentut
5. Orang Bego = orang yg suka nahan kentut berjam jam lamanya
6. Orang yang Berwawasan = orang yg ngerti kapan dan dimana harusnya kentut
7. Orang yang Kuper = orang yang kentut sambil bersembunyi
8. Orang yang Sial = orang yang pas kentut keluar dengan isi isinya..
9. Orang pura pura Sakti = orang yang kentut sambil pake tenaga dalam
10. Orang yang Pemalu = orang yang kentutnya engga bunyi tapi suka merasa malu sendiri akan perbuatannya
11. Orang yang penuh Strategi = orang yang suka kentut tapi sambil tertawa terbahak bahak buat nutupin suara kentutnya
12. Orang yang Bodoh = orang yang sudah kentut lalu narik napas panjang buat ngegantiin udara yang keluar sewaktu kentut
13. Orang Pinter = orang yang bisa membedakan kentut kentut orang laen
14. Orang yang Ramah = orang yang suka membaui kentut orang laen
15. Orang yang Sombong = orang yang suka membaui kentutnya sendiri
16. Orang yang Pelit = orang yang kalo kentut suka dikeluarin sedikit demi sedikit sampe sampe bunyinya cuman tit…tit….tit…
17. Orang Sadis = orang yang sambil kentut ditutup sama tangannya lalu dia ngebekepin tangannya ke hidung orang laen
18. Orang yang PD = orang yang yakin kalo kentutnya wangi alias harum baunya


“setelah membaca artikel ini bagaimana menurut kamu, kamu termasuk yang mana ? jangan pernah menyepelekan nikmat yang satu ini yah.. masih ingatkan janji Allah.. jika kita bersyukur niscaya akan di tambah nikmatNya, dan sebaliknya jika kita tidak bersyukur sesungguhnya azab Allah sangatlah pedih...! "

Kamis, 31 Maret 2011

" Jurus Kebal Dari Rasul "

JURUS KEBAL DARI RASUL

Teman-teman tentunya masih ingat dengan pahlawan-pahlawan pembela kebenaran. Mulai dari dunia kartun ada Batman, Superman, Spiderman, Songoku, Naruto, Detective Conan, sampai Satria Baja Hitam . Kalau tahun 80-an ada banyak film drama kolosal, ada Wirosableng, Bramakumbara, Anglingdarma, Bima sakti, bahkan dalam sejarah negara kita ada kisah tentang Si otot kawat, tulang besi siapa lagi kalau bukan “Gatot Kaca” .

Dalam ilmu persilatan ada berbagai macam ilmu dan jurus-jurus sakti. Kalau dalam film wirosableng Anda akan kenal dengan jurus andalan yaitu jurus “Tapak Naga Geni 212”, atau jurus “Kunyuk Melempar Buah” dan banyak lagi ilmu-ilmu pamungkas lainnya.

Bukan hanya pada zaman dahulu banyak yang mencari dan mengejar ilmu kesaktian-kesaktian.  Di zaman rudal dan senjata muttakhir pada saat sekarang ini pun masih banyak orang yang mencari ilmu-ilmu kesaktian, tentunya dengan berbagai macam tujuan dan alasan mereka mempelajarinya. Ada yang untuk menjaga diri, agar terkenal sebagai jawara, atau mungkin seorang ustad atau da’i mempelajarinya agar da’wahnya lancar karena dapat mengalahkan atau paling tidak melindungi diri dari kejahatan orang yang tidak senang pada kebaikan. 

Sudah menjadi sifat alami manusia, yaitu selalu berusaha dengan berbagai cara untuk melindungi dirinya dari gangguan dan kejahatan orang lain. Banyak cara yang di tempuh dan jalan yang di lalui untuk untuk tujuan ini.

Dalam dunia da’wah ada ilmu yang wariskan oleh Rasulullah kepada sahabat-sahabat. Rasul mewariskan ilmu kebal kepada sahabat-sahabatnya, ilmu kebal yang di maksud disini bukan kebal sehingga tidak mempan disabet pedang, atau tidak bisa ditembus peluru. Melainkan ilmu kebal tingkat tinggi yang diajarkan Rasulullah SAW adalah kekebalan hati. Orang yang menguasai ilmu ini, akan jauh dari dengki dan hasud sehingga hidupnya terasa benar-benar tentram. 

Sebagaimana kita ketahui Rasulullah sangat pemaaf, tidak mudah merasa sakit hati walaupun diperlakukan dengan perbuatan yang sangat menyakitkan sekalipun. Beliau dicaci dihina disakiti tetapi dengan mudahnya beliau melupakan itu semua.

Diriwayatkan bahwa Rasulullah setiap kali pulang dari masjid Beliau diludahi oleh seorang kafir, suatu hari Rasulullah SAW tidak mendapati orang tersebut, ketika Rasulullah mengetahui orang itu ternyata sakit beliau berbegas untuk menjenguknya, dan sebab itulah orang tersebut masuk islam. Dalam perjalanan da’wah ke Taif pun tidak kalah pedihnya cobaan yang Rasullah SAW hadapi, Rasulullah SAW ditolak oleh pemimpin Tsaqif bahkan beliau dilempari batu oleh budak-budak dan orang-orang bodoh dari mereka sehingga kedua kakinya berlumuran darah.

Ketika malaikat Jibril menawarkan untuk membinasakan mereka Rasulullah SAW menolak bahkan Rasulullah SAW mendoakan mereka agar mendapatkan pengampunan Allah.
Kalau kita pikir bagaimana bila kejadian itu terjadi pada diri kita, bukankah kita sering kali merasa sakit hati, tersinggung dan kecewa hanya karena hal sepele?

Keadaan seperti ini membuat kita mudah marah, menyimpan kebencian dan dendam pada orang yang ada disekitar kita. Padahal perasaan seperti itu kalau dibiarkan akan mengganggu kesehatan jasmani juga loh, berbagai penelitian mengatakan perasaan ini bisa menyebabkan penyakit jantung, hipertensi atau darah tinggi, dan lain-lain. Oleh karena itu saya menyarankan Anda, bahwa kita sangat perlu mempelajari dan mendalami jurus-jurus sakti ini.

Apa saja sepuluh jurus itu, dan bagaimana cara menguasainya? Yuk mari..
Jurus-jurus itu terdapat dalam ayat-ayat Alqur’an dan hadi-hadis Rasulullah SAW.
Adapun cara mendapatkan kekebalan itu adalah dengan memahami, menghayati dan berusaha mencontoh Rasulullah SAW dalam mengamalkannya. Percaya tidak orang yang dapat menguasai jurus-jurus ini dengan sempurna bukan saja ia akan sakti di dunia, namun diakhiratpun dia dianggap jawara yang telah dapat mengalahkan hawa nafsunya. Ia akan mendapatkan pahala yang besar dan kemuliaan dari Allah SWT. Bagaimana Anda tertarik?
Jurus Pertama    : Menahan Marah.
Yup benar jurus ini mengingatkan kita untuk dapat menahan amarah. Allah berfirman:
وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ [آل عمران/134]

Artinya : Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan( kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbat kebajikan.(Ali Imran: 134)

        
Jurus kedua : Ahlaq paling utama

Jurus ini mengingatkan kita untuk dapat meraih ahlaq paing utama. Rasulullah SAW bersabda :

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : يا عقبة ألا أخبرك بأفضل أخلاق أهل الدنيا وأهل الآخرة تصل من قطعك وتعطى من حرمك وتعفو عمن ظلمك . جامع الأحاديث – (ج 37 / ص 309)

Rasulullah SAW bersabda : Wahai Uqbah tidakkah aku memberitahumu akan ahlaq paling utama bagi penghuni dunia dan aqhirat ? Engkau menyambung hubungan terhadap orang yang memutus hubungan denganmu, engkau memberi orang yang tidak mau memberimu, dan engkau memaafkan orang yang mendzalimimu.(jami’ul hadis juz 37, hal : 309)
* Jurus ketiga : Memaafkan

Jurus ini mengingatkan kita untuk mudah memafkan.

فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيلَ [الحجر/85]

Artinya : Maka maafkanlah dengan cara yang baik.(QS: Al-Hijr: 85)

* Jurus keempat : Ampunan Allah

Jurus ini mengingatkan kita agar mendapat ampunan Allah.

وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ [النور/22]

Artinya : dan hendaklah mereka memafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah megampunimu? Dan Allah Maha pengampun lagi maha Penyayang.(QS: An-Nur: 22)

* Jurus kelima: Sabar

Jurus ini mengingatkan kita agar bersifat sabar. Allah berfirman :

وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ [الشورى/43]

Artinya: Barang siapa yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia. (QS: As-Syuraa: 43)

* Jurus keenam : Wasiat Nabi

Jurus ini mengingatkan kita pada sebuah wasiat Baginda nabi SAW.

Rasulullah SAW bersabda :

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رجلا قال للنبي صلى الله عليه وسلم : أوصني قال : لا تغضب ، فردد مرارا فقال لا تغضب . رواه البخاري

Artinya : Dari Abu Hurairah ra. Bahwa ada seorang berkata kepada Nabi SAW : “Berilah aku
wasiat” Nabi berkata : “Janganlah egkau marah”. Orang itu mengulagi berkali-kali permintaannya, nabipun berkata : “janganlah engkau marah”. HR. Imam Buhori.

* Jurus ketujuh : Lemah lembut

Jurus ini mengingatkan kita akan kehebatan sikap lemah lembut. Rasulullah SAW bersabda :

عن عائشة رضي الله عنها قالت : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إن الرفق لا يكون في شيء إلا زانه ولا ينزع من شيء إلا شانه . رواه مسلم .

Artinya : dari Sayyidah A’isyah ra. Ia berkata: rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya lemah
lembut tidaklah berada pada suatu apapun kecuali akan menhiasinya, dan tidaklah dicabut sifat lemah lembut itu dari sesuatu kecuali akan menjadikannya buruk. HR. Imam Muslim.

* Jurus kedelapan : Kekuatan inti

Jurus ini mengingatkan kita bahwa kekuatan yang sesungguhnya adalah menahan amarah. Rasulullah SAW bersabda :

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال ، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : ليس الشديد بالصرعة ، إنما الشديد الذي يملك نفسه عند الغضب . متفق عليه .

Artinya : dari Abu Hurairah ra. Bahwa rAsulullah SAW bersabda: Tidaklah kekuatan itu dengan menang dalam bergulat, akan tetapi orang yang kuat adalah orang yang dapat menahan amarahnya ketika ia marah. HR. Imam Bukhari Muslim.

* Jurus kesembilan : Ihtimalul adza

Jurus ini mengingatkan kita bahwa ihtimalul adza (bersabar atas keburukan orang) adalah pembuka pertolongan Allah. Rasulullah SAW bersabda :

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : أن رجلا قال يا رسول الله ، إن لي قرابة أصلهم ويقطعونني ، وأحسن إليهم ويسيئون إلي ، وأحلمعنهم ويجهلون علي ، فقال : لئن كنت كما قلت كأنما تسفهم المل ، ولا يزال معك من الله ظهير عليهم ما دمت على ذلك . رواه مسلم .

Dari Abu Hurairah ra. Bahwa seorang berkata kepada rasulullah SAW: “Sesungguhnya aku mempunyai kerabat, aku selalu menyambung hubungan baik dengan mereka tetapi mereka selalu memutuskannya, aku berbuat baik akan tetapi mereka membalasnya dengan keburukan, aku berlaku bijak akan tetapi mereka berlaku bodoh. Rasulullah SAW kemudian bersabda: Bila keadaannya seperti yang engkau katakan, mereka itu seperti meminum abu yang panas, dan senantiasa Allah akan memberikan pertolongan kepadamu selama kamu dalam keadaan demikian itu. ( HR Imam Muslim)

          Jurus kesepuluh   : Do’a pamungkas
       Mendo’akan orang yang mendholimi dan menyakitkan kita dengan do’a adalah suatu yang luar biasa, seperti yang dilakukan Rasulullah SAW terhadap penduduk tha’if. Orang tidak akan dapat mendo’akan orang yang menyakitinya dengan do’a kecuali orang yang berhati mulia, dan itulah salah satu ciri-ciri penghuni surga.

          Inilah kesepuluh jurus tersebut, inilah akhlak yang diajarkan Rasulullah SAW untuk melatih kekuatan hati.

          Hafalkan kesepuluh jurus ini dengan baik pahami dan hayati ma’nanya dalam-dalam. Cobalah disaat anda merasa disakiti orang, hadirkan jurus ini satu demi satu, ajak hati anda untuk memahami mengahayati dan membayangkan keagungan Akhlak Rasulullah SAW adalah suri tauladan bagi orang yang menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat yang dijanjikan Allah. Semoga dengan demikian kita tidak akan mudah merasa sakit hati. Selamat mencoba…!

Selasa, 29 Maret 2011

Hidup Cuma 2 Jam Saja

       

 Di tulisan kali ini saya gak akan mengajak teman-teman bermain angka-angka, cuma sekedar mengingatkan sudah berapa lama sih kita hidup didunia, Kalau boleh tanya nih, umur kamu berapa sekarang? 17, 20, 25, 35, 40,50, wah tentunya sebuah pencapaian sensasiaonal ya..! sudah 50 tahun hidup didunia, setengah abad broo…! Kalau boleh tanya lagi niiih.. apa yang prestasi apa yang sudah kamu hasilkan? Waah jangan sampai kita mati tidak meninggalkan suatu prestasi yang bisa terus dikenang, jangan biarkan dirimu mati hanya meninggalkan kutang apalagi utang,he jadilah bintang bukan seperti binatang karena bintang memberi cahaya kepada alam semesta, sementara sebagian binatang baru bergerak jika ada cahaya yang meneranginya.! Pernah waktu lewat sekumpulan anak muda yang nongkrong-nongkrong di pinggiran jalan raya kalau istilah nenek saya dulu namanya “ngeceng” , sambil di iringi genjrengan gitar tua ala Bang H. Rhoma mereka menghabiskan waktu sore sambil godain cewe-cewe yang lewat..! biar di bilang gaul rantai sama gembok gerbang rumahnya di kalungin dileher, biar di bilang mabok itu botol bir bikas di isi teh manis tinggal gaya jalannya agak di sempoyong-poyongin gitu..ha abok-abok niiiih cooy…!!! (mabok maksudnya), biar dikata serem dia bikin tato pake spidol dilengan kanan gambar garpu di silang sama sendok sedang di lengan kiri gambar pengorengan..! ha teryata dia tukang nasi goreng toh..! hahai Teerrlllaaalu…! Oya mereka punya prinsip begini nih “kapan lagi nikmatin masa muda coy, hidup mah jangan aneh-aneh biarkan aja ngalir sebagaimana mestinya, yang penting muda kaya raya, tua foya-foya mati masuk surga”. Haa asyik amat ya kalau begitu ya..? emang yakin bisa sampai tua..? Kalau di hitung-hitung ni yah, Umur kita di dunia ini tak lebih hanya dua jam saja (1 hari akhirat = 1000 tahun dunia, 1 jam akhirat = 42 tahun  dunia). Dua jam saja, lalu bagaimana bisa dunia ini membuat kita lalai dan terperdaya. Kesenangan yang di tawarkannya hanyalah semu, fatamorgana dan permainan yang cepat usai. Dan, bersiaplah untuk berjumpa dengan wajah Tuhanmu. Nah loh kalau begini apa masih bisa foya-foya..? 
Bung karno pernah berkata “Berikan aku sepuluh pemuda maka aku akan menggoncangkan dunia” , pemuda yang bagaimana dulu nih, apa yang kerjaannya Cuma nongkrong-nongkrong, luntang-lantung gak jelas kemana tujuan hidupnya, dunia terus bergerak maju loh, tantanganpun semakin berat. Bila kita masih menggunakan cara hidup seperti saat ini untuk bersaing di masa depan tentu kita akan tergilas zaman.yok kita rancang masa depan kita,  karena barang siapa yang berjalan pada jalannya maka akan sampailah ia, tentukan mau dibawa kemana hidupmu. So jangan gadaikan masa depan kamu..!

Mereka yang dapat mengendalikan dunia adalah mereka yang mau berpikir, dan ternyata sedikit orang yang melakukannya. Mari kita menjadi generasi yang unik, generasi yang akan memunculkan keajaiban-keajaiban,genrasi yang bisa membuat bumi dan langit bergoncang dengan kerasnya. Mari kita membuat sejarah baru dalam dunia ini dengan mengendalikan dunia. Letakkanlah dunia di tanganmu....

Minggu, 27 Maret 2011

"Hari Otodidak Se-Dunia"

ini sepenggal kisah di hari yang saya alami yang memberikan banyak hikmah, bukan membicarakan para ilmuan yang sukses dengan cara Otodidak, tapi  dari mereka yang ada di sekeliling kita.  kalau kata orang bijak "ambilah hikmah walau itu dari mulut anjing" ya dari manapun itu kalau memang baik dan bermafaat, ambilah pelajaran..!!! 
Begini kisahnya :
 ngebuuutt banggg..! pagi-pagi  ngeboncengin tukang ahli kunci, ada yg kejebak di Wc kantor..kasian..kasian..kasian..! tereeertetett Taksido bertopeng dataang..!ha seru abis pagi ini..kaya di film Bolliwood.."Doom 3" :) dikira kajol yg keluar eh mak lampir...hiiihii sory tarik napas dulu ya... huuuh..!!! seorang ahli kunci yang mantan tukang parkir jalanan yang ngga pernah makan bangku sekolah (rayap kali), semua dia pelajari sendiri, kalau bahasa sundanya mah "otodidak" sekarang dia sukses dan sudah punya toko mas, tapi yang membuat  saya salut rendah hatinya itu loh.. bahasa sundanya Low profile gitu, yup dengan keahliannya membuka kunci hari ini dia sudah menyelamatkan satu nyawa, bukannya lebay ni, memang itu kamar mandi baunya dahsyaat dari yang makan jengkol dan saudara-saudaranya di tampung disitu..kebayangkan aroma semerbaknya, maaangstab abiis.. sebelum pulang kembali ke markasnya tukang ahli kunci itu berpesan kepada saya, dahsyaat mameeen.. katanya "kalau ada kemauan pasti bisa".
huh syukur Alhamdulillah selesai juga, sambil menghirup udara segar di taman depan kantor juga menghilangkan cenat cenut di pala akibat gas beracun tadi, kebetulan ada  tukang rujak kan.. sambil makan rujak yang puuuedes.. saya ngobrol dengan abang tukang rujak itu, singkat cerita ternyata dia punya anak lima dari keistri tiganya. hebat pisan euy.. dan yang lebih mengherankan lagi ternyata dia adalah seorang "Desainer"  di perusahaan korea,  seorang tukang rujak yang cuma lulusan SD bisa menjadi seorang Desainer walaupun sekarang di PHK dan sedang bangkit dengan usahanya. dan di akhir obrolan kami dia bilang " jangan pernah takut mencoba, seseorang dilihat bukan dari berapa banyak ia terjatuh, tapi lihatlah ia dari seberapa banyak mampu tuk bangkit kembali". 
Dua tamparan telak hari ini, pokoknya pukulan Mike Tyson masih kalah. lagi dan lagi kata-kata mereka terbersit di pikiran saya. sedang makan, mandi, sampai lagi sholat kepikiran..he seketika itu juga saya membuat rumus, Otodidak + kemauan yang kuat = sukses. banyak memang kalau ita baca sejarah orang-orang sukses yang hanya dengan otodidak, siapa yang tidak kenal dengan Thomas Alfa Edison, di dalam negeri ada Buya Hamka. yup kalau ada kemauan pasti ada jalan..!!! 

Kamis, 24 Maret 2011

"Mulailah dengan Basmalah"


Mulailah dengan Basmalah

          Bacalah basmalah pada permulaan kalam. Bacalah cermin kehidupan dirimu agar tampak seperti apa romanmu kini. Betapa banyak kearifan yang sebenarnya telah terpasang dalam dirimu. Hanya saja kadang kita salah menilai, terkadang kita tersamarkan dengan keegoan sang diri yang selalu merasa benar dengan prasangka-prasangka, yang ternyata hanya berangkat dari reka-reka tanpa definisi.

          Bacalah dengan hati. Temukan hakikat kebenaran sejati itu dalam untaian mutiara hikmah dari kisah orang-orang saleh. Temukan kebenaran itu dengan hati dan pikiranmu. Semua akan terbentang luas penuh warna.

          Ketahuilah bahwa Allah tidak akan melupakan hamba-hambaNya. Pertolongan dan perlindungan Allah itu begitu dekat asal kita mau untuk selalu meminta kepada sang pemilik Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Mulailah setiap pekerjaan apapun yang kita lakukan dengan menyebut nama-Nya.

          Dengan Nama Allah, sungguh, telah datang kepada kita kebenaran dari Rabb semesta alam bahwa kehidupan dunia ini tak lebih hanyalah persinggahan sementara. Kita sedang berhenti sejenak di halte untuk menunggu jemputan yang akan mengantarkan kita ke kampung kekekalan, yakni kampung akhirat.

          Umur kita di dunia ini tak lebih hanya dua jam saja (1 hari akhirat = 1000 tahun dunia, 1 jam akhirat = 42 tahun  dunia). Dua jam saja, lalu bagaimana bisa dunia ini membuat kta lalai dan terperdaya.

          Kesenangan yang di tawarkannya hanyalah semu, fatamorgana dan permainan yang cepat usai. Dan, bersiaplah untuk berjumpa dengan wajah Rabbmu. Janji itu pasti datang. Tak lama lagi. Ketika tiupan sangkakala kedua terdengar, maka bangkitlah manusia dari kuburnya masing-masing seperti cendawan tumbuh di musim hujan.

          Hitunglah dirimu, sebelum hari perhitungan itu datang. Sungguh, Allah tidak pernah memungkiri janji-Nya. Bukalah mata hatimu, gapailah cahaya iman dan bawalah ia untuk menerangi setiap ruang hatimu. Jangan biarkan cahaya kegelapan dalampengawasan setan yang selalu membuat was-was dan keraguan melingkupi hatimu.

          Bacalah basmalah, raihlah keridhaan Rabbmu dan pancangkan keyakinan dalam dirimu, bahwa sebaik-baik kehidupan dunia adalah kesibukan dalam mempersiapkan bekal untuk perjalananpulang ke Kampung Akhirat. Karena kehidupan duniatidak untuk selamanya. Karena kita akan mempertanggungjawabkan semua perbuatan yang telah kita lakukan di atas muka bumi ini.

          Apa-apa yang terbersit dalam hati, segala perbuatan dan perkataan yang meluncur dari mulut kita. Satupun tidak akan luput dari pengawasan Allah. Alangkah meruginya manusia yang pulang dengan bekal yang sedikit, muka yang kalah, dan napas ketakutan yang memburu. Sungguh, Allah tidak akan pernah melanggar janji-Nya.