} #navright {

Kamis, 24 Maret 2011

"Mulailah dengan Basmalah"


Mulailah dengan Basmalah

          Bacalah basmalah pada permulaan kalam. Bacalah cermin kehidupan dirimu agar tampak seperti apa romanmu kini. Betapa banyak kearifan yang sebenarnya telah terpasang dalam dirimu. Hanya saja kadang kita salah menilai, terkadang kita tersamarkan dengan keegoan sang diri yang selalu merasa benar dengan prasangka-prasangka, yang ternyata hanya berangkat dari reka-reka tanpa definisi.

          Bacalah dengan hati. Temukan hakikat kebenaran sejati itu dalam untaian mutiara hikmah dari kisah orang-orang saleh. Temukan kebenaran itu dengan hati dan pikiranmu. Semua akan terbentang luas penuh warna.

          Ketahuilah bahwa Allah tidak akan melupakan hamba-hambaNya. Pertolongan dan perlindungan Allah itu begitu dekat asal kita mau untuk selalu meminta kepada sang pemilik Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Mulailah setiap pekerjaan apapun yang kita lakukan dengan menyebut nama-Nya.

          Dengan Nama Allah, sungguh, telah datang kepada kita kebenaran dari Rabb semesta alam bahwa kehidupan dunia ini tak lebih hanyalah persinggahan sementara. Kita sedang berhenti sejenak di halte untuk menunggu jemputan yang akan mengantarkan kita ke kampung kekekalan, yakni kampung akhirat.

          Umur kita di dunia ini tak lebih hanya dua jam saja (1 hari akhirat = 1000 tahun dunia, 1 jam akhirat = 42 tahun  dunia). Dua jam saja, lalu bagaimana bisa dunia ini membuat kta lalai dan terperdaya.

          Kesenangan yang di tawarkannya hanyalah semu, fatamorgana dan permainan yang cepat usai. Dan, bersiaplah untuk berjumpa dengan wajah Rabbmu. Janji itu pasti datang. Tak lama lagi. Ketika tiupan sangkakala kedua terdengar, maka bangkitlah manusia dari kuburnya masing-masing seperti cendawan tumbuh di musim hujan.

          Hitunglah dirimu, sebelum hari perhitungan itu datang. Sungguh, Allah tidak pernah memungkiri janji-Nya. Bukalah mata hatimu, gapailah cahaya iman dan bawalah ia untuk menerangi setiap ruang hatimu. Jangan biarkan cahaya kegelapan dalampengawasan setan yang selalu membuat was-was dan keraguan melingkupi hatimu.

          Bacalah basmalah, raihlah keridhaan Rabbmu dan pancangkan keyakinan dalam dirimu, bahwa sebaik-baik kehidupan dunia adalah kesibukan dalam mempersiapkan bekal untuk perjalananpulang ke Kampung Akhirat. Karena kehidupan duniatidak untuk selamanya. Karena kita akan mempertanggungjawabkan semua perbuatan yang telah kita lakukan di atas muka bumi ini.

          Apa-apa yang terbersit dalam hati, segala perbuatan dan perkataan yang meluncur dari mulut kita. Satupun tidak akan luput dari pengawasan Allah. Alangkah meruginya manusia yang pulang dengan bekal yang sedikit, muka yang kalah, dan napas ketakutan yang memburu. Sungguh, Allah tidak akan pernah melanggar janji-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar